|
'Liris teroris' dijatuhi hukuman tentang puisi ekstremis
Proses pemeriksaan pengadilan sudah adalah cobaan berat mengerikan baginya dan dia sekarang lega bahwa itu di seluruh. Juri mengetahui bahwa dia tidak mempunyai bahan untuk maksud teroris yang adalah sebagian penting kasusnya. Dia sekarang mau dan jiwanya bergaul dengan baik.
Bulan yang lalu, Malik dirasa bersalah mempunyai rekor yang mungkin menjadi berguna di terorisme di samping mayoritas di antara 10 sampai satu. Dia menangis sewaktu putusan dibaca. Dua orang anggota juri wanita juga di cabikan. Pengadilan mendengar bahwa Malik mengisi "perpustakaan" bahan berguna kepada teroris di rumah keluarganya di Southall, barat London.
Istana diberi tahu Malik berumur 20 tahun ketika dia "terlebih dulu mulai mempertimbangkan agama Islam" dan seperti "kebanyakan anak belasan tahun, agak suka memberontak". Malik sudah tertarik pada puisi, dan sudah menulis puisi cinta, yang diikuti oleh rap puisi dan nanti oleh "apa satu-satunya bisa digambarkan sebagai puisi yang tak bercita rasa yang sudah disebut di pemeriksaan pengadilan ini".
|